Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
F1GP Korea 2011

GP Korea, Balapan Terkuat Hamilton

Rejdo Prahananda , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2011 |12:35 WIB
GP Korea, Balapan Terkuat Hamilton
Foto: Lewis Hamilton (Reuters Pictures)
A
A
A

YEONGAM – Ekspresi kegembiraan terpancar jelas di wajah Lewis Hamilton. Betapa tidak, pembalap McLaren tersebut berhasil podium dua dalam balapan yang berlangsung di GP Korea akhir pekan kemarin.
 
Torehan impresif Hamilton tersebut setidaknya bisa menghapus catatan negatif pembalap asal Inggris tersebut di sepanjang musim ini yang diwarnai dengan banyak kekalahan dan insiden mengenaskan. Imbasnya, Hamilton harus merelakan gelar juara dunia jatuh ke tangan Sebastian Vettel.
 
Menyentuh finis di posisi kedua membuat juara dunia 2008 itu menyebut balapan yang berlangsung di Yeongam merupakan balapan yang terbaik di musim kompetisi ini. “Ini salah satu balapan terkuat dalam di musim ini,” kata Hamilton selepas balapan dikutip Crash, Senin (17/10/2011).
 
“Di sana banyak tekanan dari Mark Webber di belakang dan di sana bisa mendatangkan kemudahan untuk melakukan kesalahan, terkunci atau melebar. Namun saya sangat puas tidak melakukannya sama sekali,” sambung The Briton tidak memungkiri, perlawanan sengit sempat diperlihatkan pembalap veteran Red Bull Racing tersebut saat memperebutkan podium kedua.
 
Dia melanjutkan, kesuksesannya membendung perlawanan Webber merupakan modal positif untuknya menjadi juara dunia. “Saya percaya, menahan tekanan merupakan tanda dari juara dunia dan saya pikir, saya telah menunjukkannya pada balapan hari ini.”
 
“Ini sangat baik, hasil yang kuat untuk tim. Tim tidak menempatkan kaki yang salah di sepanjang akhir pekan. Jadi, kami harus bangga dengan hasil yang didapat hari ini. Tetapi, ini sangat sulit (diraih),” tambah Hamilton bangga.
 
Gaya balap yang ‘bersih’ dari Hamilton serta  membuahkan podium pun mendapat pengakuan dari Tim Prinsipal McLaren, Martin Whitmarsh yang secara terbuka memberikan atensi atas performa  luar biasa Hamilton dalam balapan itu. “Saya pikir, gaya berkendara Hamilton sangat inspiratif, sangat indah dan dengan nilai meyakinkan.”
 
“Dia mungkin meremehkan, karena dia sangat perfeksionis dan dia menginginkan kemenangan. Tetapi untuk menahan tekanan besar seperti itu, untuk setiap lap dari mobil yang cepat, dia sangat pantas untuk mendapatkan gelar juara besar,” sambung Whitamarsh tetap berpegang teguh bahwa peringkat kedua merupakan hasil yang pantas didapat Hamilton di GP Korean musim ini.

(Rejdo Prahananda)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement