Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2011

Tontowi/Liliyana Melaju, Alvent/Hendra AG Tersingkir

Achmad Firdaus , Jurnalis-Kamis, 11 Agustus 2011 |22:16 WIB
Tontowi/Liliyana Melaju, Alvent/Hendra AG Tersingkir
Foto: Aksi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2011/Heru Haryono (okezone)
A
A
A

LONDON - Ganda campuran terbaik Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis, London. Sayang, langkah mulus Tontowi/Liliyana gagal diikuti pasangan ganda putra Alvent Yulianto Chanda/Hendra Aprida Gunawan.

Memasuki hari keempat perhelatan akbar bulutangkis dunia di London, Inggris, Kamis (11/8/2011), Tontowi Ahmad/Liliyana ditantang unggulan ke-11 asal Korea Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin di lapangan 3 Wembley Arena.

Tanpa banyak basa-basi, ganda campuran andalan Indonesia yang menempati unggulan dua ini langsung menggebrak dengan mengambil game pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-9. Pemandangan tak jauh berbeda terlihat di game kedua di mana Tontowi/Liliyana sukses mendikte permainan Lee/Chien.

Akhirnya, setelah terlibat jual beli smash dan adu kepintaran dalam menerapkan strategi, Tontowi/Liliyana berhasil mengandaskan pasangan Korea tersebut dengan 21-12 dalam tempo total 26 menit. Di babak perempat final nanti, Tontowi/Liliyana akan menghadapi lawan sulit, yakni ganda campuran Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen yang menempati unggulan lima.

Di partai lain, kejutan terjadi di mana ganda putra terbaik Indonesia, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan yang menempati unggulan delapan, harus tersingkir setelah dikalahkan pasangan Denmark unggulan ke-16, Mads Conrad-Petersen/Jonas Rasmusen lewat pertarungan alot tiga game.

Pertarungan sengit langsung mewarnai game pertama, di mana kedua pasangan kerap terlibat kejar mengejar angka, meski pada akhirnya Alvent/Hendra AG harus menyerah 22-20. Di game kedua, Alvent/Hendra AG bangkit dan merebut kemenangan 13-21 untuk memaksakan rubber game. Sayang, di game penentuan Alvent/Hendra gagal mempertahankan momentum sehingga harus menyerah  21-18.

Dengan kekalahan ini, maka Indonesia hanya menyisakan satu wakilnya di nomor ganda putra melalui pasangan muda Bona Septano/Mohammad Ahsan yang dalam hitungan jam ke depan, akan berhadapan dengan unggulan ke-11 asal China, Chai Biao /Guo Zhendong.

(Achmad Firdaus)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement