PARIS – Teknologi KERS (Kinetic Energy Recovery Systems) akan kembali digunakan pada ajang F1 musim 2011. KERS dinyatakan dapat bekerja dengan hemat dan lebih bertenaga dengan versi sistem energi pembaharuan.
KERS diperkenalkan ke Formula One musim lalu. Tapi, beberapa tim memutuskan untuk memberhentikan teknologi ini terkait harga dan teknologi yang terlalu rumit.
Direktur Teknik F1, Sam Michael telah menyatakan bahwa dua tim Renault dan Ferrari telah menawarkan persediaan KERS di level yang terjangkau. Kini, tinggal tim lain memutuskan untuk kembali menggunakan teknologi ini atau tidak.
“Sebenarnya, Ferrari dan Renault sudah mengajukan proposal bahwa mereka menginginkan KERS dengan tawaran jutaan euro,” ungkap Michel kepada Reuters saat rapat dengan Asosiasi tim Formula One, seperti dikutip crash.net Jumat (29/04/10).
“Itu diterima. Tapi, apakah Ferrari dan Renault akan mengatakan jika tidak mereka bersedia meningkatkan level energi yang sekarang 400 kilojoules naik ke 600 hingga 800 kilojoues, untuk membuat KERS lebih bermanfaat. Saya rasa para pejabat FOTA di Barcelona, harus mencoba untuk membuat keputusan pada KERS tahun 2011,” lanjutnya.
Renault akan menyediakan siapa saja yang dihasilkan KERS pada mesin dan Ferrari akan menyediakan apa saja untuk pelanggannya dan siapa saja yang akan menggunakan teknologi KERS dengan cara Ferrari.
Seharusnya KERS diperkenalkan ulang karena di sisi lain Williams justru akan membangun sistemnya sendiri setelah meningkatkan rancangannya pada kekuatan hybrid Williams yang bisa menambah tenaga dari 40 sampai 78 persen.
(Azwar Ferdian)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari