" />
MARANELLO - Pembalap anyar Ferrari Fernando Alonso menyatakan sama sekali tak menyesal meninggalkan tim lamanya McLaren pada 2008 silam. Ia bahkan mengaku puas bisa membantu FIA membongkar skandal spygate yang dilakukan skuad The Silver Arrows.
Diketahui, pada musim 2007 Alonso mengambil langkah ekstrem dengan bergabung ke McLaren, setelah tampil sebagai juara dunia bersama Renault. Sayang, keputusannya itu justru menjadi blunder. Meski saat itu McLaren tampil kompetitif, namun sukses tersebut didapatkan dengan curang. Skuad yang berbasis di Woking itu terlibat skandal “spygate” atau melakukan pencurian data dari rival utamanya Ferrari.
Atas tindakannya tersebut, kubu McLaren memang terbebas dari sanksi berat karena pihak pengadilan tinggi tidak menemukan bukti kuat. McLaren hanya diharuskan membayar denda USD 100 juta. Nah, kabarnya terbongkarnya skandal spygate ini tak lepas dari campur tangan Alonso yang mengaku telah membantu FIA membongkar skandal tersebut.
“Terkait sejarah skandal spionase (yang dilakukan McLaren), saya hanya berada tim dan waktu yang salah. Tapi, saya tak menyesal. Saya justru senang karena telah membantu FIA membongkar segalanya,” ujar Alonso sebagaimana dikutip Autosport, Rabu (24/2/2010).
Akibat terbongkarnya skandal tersebut, Alonso memang memutuskan hengkang dari Woking dan kembali bergabung dengan klub yang mengantarnya dua kali meraih gelar juara, Renault pada musim 2009. Namun, keputusannya hengkang bukan semata karena terbongkarnya skandal tersebut. Alonso memutuskan hengkang karena mengaku tidak mendapat perlakuan sama dengan rekan setimnya Lewis Hamilton yang tampil sebagai juara dunia 2008.
(Achmad Firdaus)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.