Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Federer Jawab Keraguan Motivasi

Hendra Mujiraharja , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2010 |13:51 WIB
Federer Jawab Keraguan Motivasi
Foto: Reuters
A
A
A

MELBOURNE – Banyak kalangan meragukan apakah Roger Federer masih memiliki motivasi untuk menjadi juara? Namun, semua hal itu terjawab saat petenis nomor satu dunia itu menjuarai Australia Open 2010.
 
Ya, banyak kalangan meragukan motivasi Federer setelah meraih gelar grand slam ke-15 kali, sekaligus melewati 14 trofi grand slam raihan legenda tenis Pete Sampras. Namun, FedEx tidak puas sampai disitu.
 
Federer baru saja menambah gelar grand slam menjadi 16, setelah menumbangkan Andy Murray di partai final dengan skor 6-3 6-4 7-6. Kemenangan ini menjawab keraguan motivasi Federer dalam memburu gelar.
 
“Saya selalu yakin mampu melakukannya. Pertanyaannya adalah apakah pikiran dan kaki saya memiliki keinginan yang sama?” tegas Federer yang semakin menambah pundi setelah gelar melewati trofi milik Sampras.
 
“Hal itu harus saya lakukan dengan cara kerja keras. Kini, saya merasa mendapatkan tekanan dari petenis generasi muda. Tapi saya harus berterima kasih kepada petenis seperti Murray,” lanjut petenis asal Swiss itu.
 
“Para petenis generasi muda itu membuat saya menjadi petenis lebih baik. Sebab, ini merupakan salah satu performa terbaik saya sepanjang masa atau selamanya,” pungkas petenis 28 tahun itu dikutip Reuters, Senin (1/2/2010).

(Hendra Mujiraharja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement