nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satria Muda ke Final

Edi Yulianto, Jurnalis · Minggu 12 Juli 2009 22:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2009 07 12 36 237987

JAKARTA - Satria Muda (SM) Britama Jakarta tak membutuhkan pertandingan penentuan, Selasa (14/7/2009), untuk melaju ke final IBL musim ini. Mereka cukup menaklukkan Nuvo CLS Knight Surabaya di laga kedua 82-61.

Bermain di Sportmall Arena, Kelapa Gading, Minggu (12/7/2009), SM kembali menggila di depan publiknya sendiri. Setelah menyudahi lawannya di laga perdana final four itu 93-55, Rony Gunawan dkk kembali membuat sensasi. Mereka kembali tak terkalahkan hingga merebut satu tiket final.

 Keperkasaan SM memang sudah terlihat sejak kuarter awal. SM unggul cepat 24-19 sebelum CLS membalikkan keadaan di kuarter kedua 18-12. Namun, kebangkitan CLS tak bertahan lama, SM kembali memantapkan kemenangan di dua kuarter berikutnya. Bahkan, SM unggul telak 28-7 di kuarter ketiga dan unggul tipis 18-17 di kuarter terakhir.

¬†Pelatih SM Fictor ‚Ä~Ito' Gideon Roring menjelaskan, keberhasilan timnya kembali meraih kemenangan tak lepas dari pemantapan di lini belakang. Pola pertahanan yang apik membuat Rony dkk mampu mengantisipasi serangan tim Surabaya tersebut.

 "Kami bermain bagus dan saya memberikan pujian atas keberhasilan anak-anak menjalani instruksi di lapangan. Kini, kami tinggal fokus menghadapi final," ungkap Ito.

 Sayang, mantan pemain SM itu belum mau menjelaskan bagaimana format yang akan diterapkannya menjalani laga pamungkas mulai 25-26 Juli 2009 dan 1-3 Agustus mendatang. Dia memilih konsentrasi memperbaiki kekurangan timnya sebelum menghadapi pemenang antara Garuda Flexi Bandung dan XL Aspac Jakarta.

 Garuda dan Aspac memang masih membutuhkan partai penentuan karena kedua tim berbagi angka imbang 1-1. "Saya tak mempermasalahkan siapa yang akan kami hadapi di final. Yang penting, kami ingin lebih siap terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil terbaik," cetusnya.

 Sementara di kubu CLS, kegagalan itu membuat mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah. Andrie Ekayana bahkan tak menutupi kualitas lawannya itu di dua laga final four tersebut.

 "Mereka memang bagus, apalagi pertahanan mereka sulit ditembus. Kami memang sempat unggul atas mereka di kuarter kedua, tapi hal itu tak membantu ketika kami mewalahan di dua kuarter terakhir," ujar top skor CLS dengan 11 poin tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini