Walau begitu, Acosta mengakui Bezzecchi dan Marquez memiliki kecepatan yang jauh di atas para pesaingnya di Aragon. Karena itu, ia hanya berusaha mengikuti keduanya dan beruntung bisa menciptakan ritme dan meraih momentum.
“Pada akhirnya, Marco memiliki laju yang luar biasa di awal balapan dan Marc berusaha sangat keras mengejarnya. Untuk hal itu, saya hanya mengikuti mereka,” terang Acosta.
“Saya tahu Marc akan mempunyai sesuatu di akhir balapan karena dari posisi saya di belakangnya, saya melihat dia begitu rileks. Tapi, saya hanya mengikuti ritmenya dan melihat di mana saya bisa finis,” tandasnya.
Pada akhirnya, Marquez finis dengan selisih satu detik lebih dari Acosta. Sementara, Bezzecchi harus puas mengakhiri balapan di urutan tiga, meski sempat bertarung sengit dengan The Baby Alien.
(Wikanto Arungbudoyo)