Pria asal Italia itu mengakui, Marquez memang selalu menjadi sorotan sejak awal musim. Walau sudah tak semengerikan dulu, sang juara bertahan tetap harus diwaspadai.
“Saya rasa kami sudah khawatir, jika boleh saya katakan, tentang Marc Marquez sejak balapan pertama. Jadi, menurut saya Marc adalah ancaman, dan Ducati melakukan pekerjaan yang hebat; pujian untuk mereka," tutur Rivola.
Terlepas dari bayang-bayang Marquez yang mulai menghantui, Rivola meminta Aprilia Racing berbenah. Tak hanya soal performa mesin, tetapi juga sikap pembalap di luar sirkuit.
"Saya rasa kami perlu memperbaiki, katakanlah, beberapa akhir pekan terakhir, dan kemudian kami bisa kembali kompetitif, seperti yang ditunjukkan (Ai) Ogura (Trackhouse Racing) akhir pekan ini," tutupnya.
Setelah ini, MotoGP 2026 akan menggelar seri ke-10. Balapan bertajuk MotoGP Belanda 2026 itu dihelat di Sirkuit TT Assen, Assen, 26-28 Juni.
(Wikanto Arungbudoyo)