JAKARTA – Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024, Anindya Bakrie, bertekad melanjutkan tradisi emas Tim Merah-Putih. Anin mengungkapkan tiga cabang olahraga yang ditargetkan mendapatkan medali itu.
Anindya Bakrie beserta jajarannya mengunjungi redaksi iNews Media Group menjelang berjuang di Olimpiade Paris 2024. Kunjungan ini dimaksud untuk silaturahmi sekaligus bersama-sama menggaungkan perjuangan atlet yang akan tampil di Paris.
Dalam pertemuan ini, Anin dan kolega disambut hangat oleh seluruh jajaran pemimpin redaksi serta Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution. Pertemuan ini berlangsung di Gedung iNews Tower, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/7/2024).
Pertemuan diawali dengan bincang-bincang hangat antara Anin dan para pemimpin redaksi, yang dijembatani oleh Syafril. Tak lama berselang, hadir Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, yang disambut hangat oleh para hadirin.
Di momen itu, Hary menyampaikan dukungan serta doa untuk kontingen Indonesia yang akan berjuang di Olimpiade Paris 2024. Dukungan itu direspons dengan hangat oleh Anin dan kolega.
Dalam pertemuan itu, Anin juga menyampaikan tekadnya untuk melanjutkan tradisi emas kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Ia mengungkapkan, tiga cabor yang diharapkan mendapatkan medali emas adalah bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.
“Satu, kan paling tinggi itu tahun 1992 yaitu saat bulu tangkis meraih dua emas, berarti Alan (Budikusuma) sama Susi (Susanti). Sejak itu bulu tangkis selalu ngasih emas selain 2012,” ujar Anin dalam pertemuan bersama tim iNews Media Group, Rabu (17/7/2024).
“Tentu kami berharap, panjat tebing juga mendapat medali, angkat besi kami juga berharap. Bisa ditebak kira-kira kami berharap apa?” tambahnya.
“Ya harapan kami paling sedikit mendapat emas, syukur-syukur sama dengan di Barcelona, kalau bisa lebih,” pungkas Anin.
Sementara itu, diketahui sebagian atlet sudah tiba di Prancis untuk bersiap tampil di Olimpiade Paris 2024. Pesta olahraga terbesar di dunia itu secara resmi akan dimulai pada 26 Juli – 11 Agustus 2024.
(Wikanto Arungbudoyo)