MANAJER Yamaha, Massimo Meregalli mengungkapkan masalah utama pada motor Yamaha YZR-M1. Meregalli mengakui, mesin dan aerodinamika adalah masalah utama yang membuat Yamaha tertinggal.
Yamaha Monster Energy masih belum bisa bersaing pada MotoGP 2023. Tim pabrikan asal Jepang itu bertengger di dasar klasemen konstruktor. Sementara, dua pembalapnya, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli juga tidak kompetitif.
Dari delapan balapan, hanya satu podium pembalap yang berhasil diraih oleh Quartararo. Sedangkan, Morbidelii lebih buruk lagi lantaran belum bisa meraih podium. Rentetan hasil kurang memuaskan membuat Yamaha dipertanyakan.
Belakangan, Yamaha disebut kurang kompetitif dari segi motor yang digunakan pada musim ini. Meregalli pun mengakui hal tersebut. Dia menjelaskan mesin yang kurang bersaing menjadi masalah utama bagi Yamaha.
BACA JUGA:
“Jadi tentunya kami masih memiliki ruang untuk perbaikan, tapi top speed bukan lagi masalah utama. Masalah utamanya adalah kami hanya meningkatkan mesin. Jadi kita sudah mengambil langkah kecil, tapi yang lain sudah lebih baik lagi,” jelas Meregalli dikutip dari Motosan, Rabu (19/7/2023).
Lebih jauh, Meregalli juga mengungkapkan masalah lainnya yakni perangkat aerodinamika pada motor YZR-M1 yang masih kurang baik. Di sisi lain, tim pabrikan maupun satelit dari Eropa terus berkembang secara aerodinamika motor. Sebab itu, Meregalli ingin sektor aerodinamika lebih diperhatikan Yamaha.