Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Ungkap Penyebab Tersingkir di 16 Besar BWF World Championship 2022

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2022 10:47 WIB
Marcus Gideon/Kevin Sanjaya ungkap penyebab kandas di 16 besar BWF World Championship 2022 (Foto: Badminton Photo)
Share :

MARCUS Gideon/Kevin Sanjaya ungkap penyebab tersingkir di 16 besar BWF World Championship 2022. Ya, mimik kecewa tampak terlihat dari ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, yang harus terhenti di babak 16 besar BWF World Championship 2022.

Seperti diketahui sebelumnya, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya menelan pil pahit usai rontok di tangan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy. The Minions (julukan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya) kalah dua gim langsung, 15-21 dan 9-21 pada laga yang berlangsung Kamis (25/8/2022) pagi WIB.

Atas hasil tersebut The Minions gagal menyusul kompatriotnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ke perempatfinal BWF World Championship 2022. Di sisi lain, mengenai hasil buruk itu, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya mengakui bahwa performanya kali ini benar-benar di bawah standar.

Mereka mengaku bahwa berada dalam tekanan sepanjang pertandingan hari ini. Meski sedih dan kecewa, mereka mencoba tetap berlapang dada.

“Hari ini mainnya tidak keluar semua. Tertekan sejak awal dan kita tidak bisa keluar dari tekanan itu. Tidak menyangka hasilnya akan seperti ini,” ucap Marcus Gideon usai laga.

 BACA JUGA:Hasil 16 Besar BWF World Championship 2022: Rontok di Tangan Utusan Inggris, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Gagal Lolos ke Perempatfinal

“Pastinya sedih dan kecewa, kita ingin juara dunia dan sudah coba mengeluarkan kemampuan terbaik tapi memang mungkin belum rezeki,” lanjutnya.

Sementara bagi Kevin Sanjaya, faktor lain yang menyebabkan mereka kalah adalah telatnya beradaptasi. Di sisi lain penampilan lawannya jauh lebih baik dan siap.

“Lapangan cukup berangin dan kita terlambat adaptasi. Hari ini kita tidak bisa bermain dengan baik sebaliknya lawan bermain baik,” timpal Kevin Sanjaya.

Dengan begitu, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya harus memupus harapan untuk menjadi juara dunia pertama kalinya di tahun ini. Padahal, peringkat pertama BWF tersebut telah mengikuti empat edisi Kejuaraan Dunia (2017, 2018, 2019, dan 2022).

(Hakiki Tertiari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya