LOSAIL - Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku belum tahu kapan dirinya akan pensiun dari ajang balap MotoGP. Namun, ia merasa dirinya akan memilih pensiun ketika sudah tak bisa kompetitif lagi dan kesulitan untuk menembus tiga besar di MotoGP.
Sebagaimana diketahui, Marquez adalah salah satu pembalap MotoGP tersukses. Pembalap asal Spanyol itu berhasil menjadi juara dunia 125cc satu kali pada 2010 bersama Red Bull Ajo dan menjadi juara Moto2 bersama Team Catalunya Caixa pada 2012.
Sementara di MotoGP, Marquez telah menjadi juara dunia sebanyak enam kali, yakni 2013, 2014, 2016, 2017, 2018 dan 2019. Namun di dua musim terakhir pembalap berusia 29 tahun itu mengalami cedera dan membuatnya tak bisa menyelesaikan balapan hingga akhir musim.
Marquez mengaku belum tahu kapan untuk pensiun, tetapi ia berusaha akan mencoba 10 musim ke depan berada di MotoGP. Kendati demikian, ia mengatakan jika tidak berada di posisi tiga besar maka ia akan memilih pensiun dari dunia yang membesarkan namanya tersebut.
"Anda tidak pernah tahu nasib apa yang menanti Anda, tetapi tujuan saya adalah untuk melanjutkan sepuluh tahun lagi dan dapat bersenang-senang," kata Marquez dilansir dari Tuttomotoriweb, Kamis (3/3/2022).
"Saya tidak tahu apakah saya akan bertahan di MotoGP selama ini, karena jika saya tidak lagi berada di level 3 besar, saya mungkin berpikir untuk berhenti," ucapnya.
Lebih lanjut, Marquez menjelaskan masih berambisi untuk menjadi pembalap terbaik di dunia. Ia mengatakan untuk menjadi yang terdepan di setiap balapan.
"Bagi saya, penting untuk tetap berada di depan dan mencoba memenangkan balapan," tuturnya.
Terlepas dari pernyataan itu, Marquez tentunya akan berusaha untuk tetap kompetitif dan menyelesaikan musim dengan status gelar juara. Untuk di MotoGP 2022 ini, Marquez pun akan mencoba fokus terlebih dahulu di seri Qatar dan memenangkannya.
Seri Qatar pun akan dihelat pada Minggu 6 Maret 2022 di Sirkuit Losail. Terakhir kali Marquez balapan di Losail, yakni pada MotoGP 2018 dan 2019, rider asal Spanyol itu sukses menguasai peringkat kedua.
(Rivan Nasri Rachman)