TOKYO – Serba-serbi soal pebulu tangkis tunggal putra Guatemala, Kevin Cordon, terus jadi perhatian publik usai berhasil menorehkan prestasi manis di Olimpiade Tokyo 2020. Kini, Kevin Cordon pun menceritakan fakta menarik lain dari perjalanan kariernya sebagai pebulu tangkis.
Kevin Cordon mengaku aksinya saat bertanding di dunia bulu tangkis tak pernah disaksikan oleh orangtuanya. Hal ini terjadi bukan karena orangtuanya tak mendukung kariernya.
Tetapi, pebulu tangkis berusia 34 tahun itu menjelaskan bahwa orangtuanya tak bisa hadir langsung kala dirinya bertading karena usia mereka yang sudah cukup tua. Meski tak hadir, orangtua Kevin Cordon selalu menanyakan hasil yang didapat putranya dalam bertanding.
Kedua orangtuanya menanyakan hal tersebut kepada saudara laki-laki Cordon. Sebab, sosok sang saudara laki-lakinya kerap hadir dalam setiap pertandingan yang dilakoni pebulu tangkis yang membawa harus nama Guatemala di Olimpiade Tokyo 2020 itu.
BACA JUGA: Tekuk Anders Antonsen, Anthony Sinisuka Ginting Tembus Semifinal Olimpiade Tokyo 2020
Kini, Kevin Cordon pun yakin bahwa orangtuanya takkan melihat aksinya berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Diketahui, kiprah manis sendiri berhasil diukirnya dalam ajang tersebut.
Kevin Cordon berhasil melenggang ke babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020. Kepastian itu didapat usai melibas Heo Kwang Hee (Korea Selatan) dengan skor 21-13 dan 21-18 di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi WIB.
“Saya 100% yakin mereka (orangtua saya) tidak menonton pertandingan. Mereka sudah cukup tua, jadi mereka gugup,” ujar Kevin Cordon dalam wawancara usai pertandingan perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020, sebagaimana dikutip dari cuitan Twitter @badmintontalk, Sabtu (31/7/2021).
“Mereka belum pernah melihat saya bermain. Tidak pernah, sepanjang karier saya. Ketika saya bermain, saudara laki-laki saya menonton, dan dia memberi tahu mereka Kevin menang atau Kevin kalah,” lanjutnya.
Pencapaian manis Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo 2020 sendiri telah membawanya mencatatkan sejarah bagi dirinya dan negaranya. Dia menjadi pemain pertama asal Guatemala yang sukses menembus babak semifinal Olimpiade di cabor bulu tangkis.
Dalam karier Cordon sendiri, dia sebelumnya hanya melenggang ke babak 16 besar di pentas Olimpiade. Tak ayal, pencapaian saat ini sangat mengejutkan baginya.
(Djanti Virantika)