ARAGON – Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, meminta Maverick Vinales untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di MotoGP Teruel 2020. Ia mendesak pembalap berpaspor Spanyol itu untuk naik podium pada balapan kedua di Sirkuit Aragon tersebut.
Keinginan Meregalli tersebut ternyata didasarkan pada hasil sebelumnya, di mana Vinales finis di posisi keempat di MotoGP Aragon 2020. Meski cukup senang dengan pencapaian tersebut, tetapi Yamaha tidak sepenuhnya puas.
Tentu saja, Meregalli berharap Vinales bisa naik ke tangga podium karena itu adalah hal penting. Apalagi di MotoGP Aragon akhir pekan lalu, Vinales nyaris naik ke podium setelah di lap-lap akhir ia mampu mengejar pembalap Suzuki, Joan Mir.
Namun begitu, keberhasilan Vinales finis di urutan keempat berhasil mengantarkan pembalap berjuluk Top Gun itu naik posisi di papan klasemen pembalap. Vinales berada di urutan ketiga menggeser Andrea Dovizioso dari Ducati. Meski begitu, tetap saja, Meregalli ingin pembalapnya naik podium.
Baca juga Yamaha Pantang Nyerah, Meregalli: Pertarungan Juara MotoGP 2020 Belum Selesai!
“Kami tidak bisa sepenuhnya puas dengan hasil minggu lalu. Meskipun kedudukan Maverick di klasifikasi kejuaraan meningkat, kami ingin naik podium,” ungkap Meregalli, mengutip dari laman resmi Tim Monster Energy Yamaha, Kamis (22/10/2020).
“Tempat keempat selalu menjadi pil pahit yang harus ditelan, terutama karena Maverick nyaris mengejar Mir di lap terakhir,” tambahnya.
Namun begitu, Meregalli mencoba mengambil sisi baik dari keberhasilan Vinales finis di urutan keempat. Setidaknya, itu bisa menjadi motivasi lebih bagi pembalap berusia 25 tahun itu untuk tampil lebih baik di balapan kedua di Sirkuit Aragon.
“Tetapi, bisa dikatakan, tempat keempat minggu lalu juga merupakan motivator yang baik (untuk Vinales),” sambungnya.
“Kami ingin melakukan yang lebih baik, dan kami tahu kami bisa melakukan yang lebih baik,” tegas Meregalli.
Vinales pun menjadi satu-satunya harapan bagi Yamaha di MotoGP Teruel 2020. Pasalnya pada dua balapan di Sirkuit Aragon ini, Yamaha tidak bisa mengandalkan pembalap satu lagi yakni Valentino Rossi. VR46 harus absen karena dinyatakan positif mengidap Covid-19.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)