“Kemudian untuk membuatnya menyenangkan, saya mencoba memainkan musik. Saya mencoba mempelajari sesuatu yang baru, seperti membaca buku tentang pengembangan diri, belajar bahasa, belajar menjadi seorang gamer. Saya tertarik dengan bahasa Mandarin dan Korea. Saya sudah berlatih bahasa-bahasa itu,” tambahnya.
“Saya sudah berpikir tentang cara meningkatkan diri, karakter dan pikiran saya. Ada lebih banyak waktu untuk berdoa dan merasa lebih dekat dengan Tuhan. Pada periode ini meskipun kami tidak dapat mengendalikan situasi, saya percaya saya harus memperbaiki diri,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)