LOSAIL – Nasib seri perdana MotoGP 2020 di Circuit of The Americas (COTA) menjadi abu-abu. Sebab, seorang warga di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS), dikabarkan positif terjangkit virus Korona Covid-19. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran soal pengetatan aturan demi mencegah penyebaran virus.
Kebijakan ketat suatu negara sudah menyebabkan MotoGP Qatar 2020 yang seharusnya digelar akhir pekan lalu, batal. Sebab, Pemerintah Qatar menetapkan aturan ketat soal pemberian izin masuk bagi pendatang berkebangsaan Italia dan Jepang demi mencegah penyebaran virus Korona.
Baca juga: Tak Ada Balapan hingga April 2020, Tim-Tim MotoGP Gelar Tes Tertutup
Amerika Serikat sejauh ini belum menerapkan aturan serupa. Karena itu, Dorna Sports selaku promotor MotoGP optimis untuk menggelar seri perdana di COTA pada 5 April 2020. Race Direction MotoGP. Loris Capirossi, mengakui pihaknya selalu memantau situasi terkini soal penyebaran virus.
“Kami menilai situasi saat ini tidak hanya dari hari ke hari, tetapi dari jam ke jam. Tujuan kami adalah tetap menggelar 19 balapan lain. Namun, situasinya sulit untuk saat ini. Mungkin ada perubahan lagi, mungkin juga tidak, tapi kami akan menunaikan tugas,” ucap Loris Capirossi di sela-sela Moto2 dan Moto3 Qatar, mengutip dari Paddock GP, Senin (9/3/2020).
“Untuk saat ini, tidak ada masalah tertentu di Amerika Latin. Namun, sekali lagi, kami akan melihat memonitor perkembangan situasi, termasuk di Eropa,” sambung pria yang dijuliki Capirex tersebut ketika masih aktif membalap.
Dorna Sports sudah menetapkan kalender terbaru MotoGP 2019 dengan total 19 lomba. Andai situasi tidak memungkinkan, Dorna Sports tetap diwajibkan menggelar minimal 13 seri dalam satu musim sesuai yang tertera di kontrak dengan Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)