"Biasanya, saya orang yang emosional. Tapi, misalnya, musim 2009 ketika saya mengklaim gelar pertama di Australia Open, kekalahan pertama di Roland Garros, dan melihat orangtua saya bercerai, merupakan tahun yang luar biasa dan sulit, dengan banyak hal yang telah terjadi,” ujar Nadal, sebagaimana dikutip dari Tennis World USA, Rabu (1/1/2020).
“Yang mengatakan, ya, pada 2019, mental saya sangat rendah dan berhasil pulih dan kembali ke tingkat atas. Saya bermain sangat baik sejak Madrid pada pertengahan Mei, setelah Wimbledon, saya hanya kalah satu pertandingan dari Alexander Zverev di ATP Finals, yang luar biasa,” tukasnya.
(Ramdani Bur)