KAZAN – Indonesia berhasil menjuarai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019 yang berlangsung di Kazan, Rusia, dengan mengalahkan Tim China di babak final dengan skor 3-1. Tentu kemenangan itu terasa sangat spesial karena untuk pertama kalinya Indonesia bisa menjuarai kompetisi tersebut.
Sebenarnya Indonesia pernah mencapai final beberapa kali, seperti di tahun 2013, 2014, dan 2015. Namun, di tiga musim itu Indonesia selalu gagal menjuarai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior. Baru di 2019 inilah akhirnya Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengangkat trofi itu.
Baca Juga: Susy Apresiasi Kinerja Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019
Kendati demikian, perlu usaha ekstra bagi Tim Indonesia untuk bisa memenangi pertandingan melawan China. Bahkan, menurut Manajer Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior, yakni Susy Susanti, ia mengaku harus memakai strategi yang berbeda.
Strategi yang dipakai Tim Indonesia itu adalah dengan mengubah pasangan dari beberapa ganda yang tampil di kompetisi tersebut. Seperti di sektor ganda putri, Susy memasangkan pasangan baru, yakni Putri Syaikah dengan Febriana Dwipuji. Taktik itu pun berbuahkan hasil karena Putri/Febriana menjadi penyumbang poin kemenangan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019.
“Ganda putri kita waktu lawan Thailand di semifinal kemarin masih agak kurang maksimal. Jadi kami pikir harus ada gebrakan-gebrakan lain, jadi musuh tidak menyangka. Kami sudah melihat gebrakan di ganda campuran itu berhasil di semifinal, akhirnya kami memberanikan diri untuk ubah strategi di ganda putri di final, ternyata berhasil juga, “ ucap Susy, melansir dari laman resmi PBSI, Minggu (6/10/2019).
(Rivan Nasri Rachman)