Ia pun mencontohkan keadaan itu sama seperti persaingannya bersama Stefan Bradl di kelas Moto2. Keduanya mengaku memiliki hubungan baik di luar lintasan, tetapi soal perebutan gelar juara keduanya akan selalu ada permusuhan.
“Ketika saya bertarung melawan Stefan Bradl untuk Kejuaraan Dunia Moto2 2011. Kami tidak bertengkar dan tidak memiliki hubungan yang buruk. Anda rasa hormat, tetapi juga ada ketegangan diantara kami,” tambahnya.
“Itu sama seperti di MotoGP. Jika Anda memiliki satu lawan memperjuangkan gelar, normal jika terjadi ketegangan. Karena Anda berjuang untuk menjadi juara dunia. Dua pembalap mengejar tujuan yang sama. Mereka ingin memenangkan gelar,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)