“Marc berada dua langkah di depan ketika di lintasan, ini sesuatu yang memberikan kami motivasi serta harapan tinggi untuk terus bekerja. Strategi yang dipakai Marc adalah start and go, tetapi dia kehilangan cengkeraman ban depan,” ujar Alberto Puig, mengutip dari Crash, Rabu (17/4/2019).
“Poin positifnya adalah Marc tidak mengalami cedera. Dia menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan itu sudah ditunjukkan dalam dua balapan terakhir. Sisi negatifnya tentu saja kami tidak mendapat poin di Austin,” imbuh pria berusia 52 tahun itu.
Repsol Honda memang gagal mencetak poin pada kategori konstruktor setelah Jorge Lorenzo juga tidak menyelesaikan balapan. Tim yang berbasis di Aalst, Belgia, tersebut tercecer di peringkat empat dengan koleksi 52 poin, terpaut 28 angka dari pemuncak klasemen sementara, Mission Winnow Ducati.
(Fetra Hariandja)