(Baca juga: Bahagianya Jonatan Bisa Balas Dendam Kekalahan Musim Lalu dari Brice)
“Gim pertama ketat di awal, dia sempat memimpin 2-3 poin. Saya banyak mengikuti pola dia, tapi pas akhir-akhir coba lebih inisiatif buat menyerang. Gim pertama saya kalah angin, jadi lebih enak. Gim kedua saya menang angin dan sudah mempelajari mainnya harus gimana. Cuma tadi terlalu buru-buru, kurang sabar,” urai Anthony Ginting, mengutip dari laman resmi PBSI, Rabu (3/4/2019).
“Gim ketiga pas interval pertama, saya harusnya bisa ambil poin banyak, saat lapangan kalah angin. Karena pas pindah lapangan kan menentukan juga. Sayang akhirnya saya kurang tenang lagi,” tandas pria kelahiran 20 Oktober 1996 tersebut.
(Fetra Hariandja)