BARCELONA – Mantan pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, memang tidak pernah menjadi juara dunia di kelas MotoGP sejak debut pada 2006. Meski begitu, ia pernah beberapa kali nyaris juara, yakni pada 2010 dan 2012.
Secara kebetulan, pada dua kesempatan tersebut Dani Pedrosa terlibat pertarungan sengit dengan rival beratnya sejak kelas lebih rendah, yaitu Jorge Lorenzo. Pada dua kesempatan itu pula, peluang juara pembalap kelahiran Sabadell, Barcelona, itu sirna gara-gara cedera di balapan-balapan terakhir.
(Baca juga: Mick Doohan Sayangkan Pedrosa Tak Pernah Juara MotoGP)
Dalam peluncuran film dokumenter mengenai dirinya, Pedrosa mengaku kurang beruntung sehingga tidak keluar sebagai juara dunia MotoGP. Ketika dirinya mulai memiliki rasa percaya diri pada 2013, cedera lagi-lagi menghambat ambisinya tersebut.
“Cedera-cedera di momen kunci menorehkan luka yang sangat dalam. Semuanya hanya soal keberuntungan. Pada 2012 saya punya kesempatan yang bagus, tetapi di Misano saya mengalami hari yang buruk,” ujar Dani Pedrosa, dilansir dari Marca, Jumat (21/12/2018).
“Pada 2013 juga begitu. Saya lagi-lagi kurang beruntung dan terjatuh hingga cedera di Jerman. Marc juga sempat menyebabkan saya terjatuh dan pada akhirnya poin-poin yang saya butuhkan terbuang percuma,” tukas pembalap berjuluk Si Samurai Kecil itu.
Pedrosa kini sudah memutuskan untuk pensiun dari MotoGP. Namun, ia tetap berada tidak jauh dari lingkungan yang telah membesarkan namanya dengan mengambil peran sebagai pembalap tes di KTM Red Bull mulai musim balap 2019.
(Fetra Hariandja)