BURIRAM – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui dirinya berusaha untuk meniru gaya balap Andrea Dovizioso yang jauh lebih halus. Pria berpaspor Spanyol itu mengatakan, gaya balapnya yang suka mengerem terlambat sangat mirip dengan legenda MotoGP, Kevin Schwantz.
Perlu diketahui, pada dekade 1990, MotoGP diwarnai persaingan dua pembalap hebat, yakni Kevin Schwantz dan Wayne Rainey. Rivalitas tersebut dalam dua tahun terakhir seakan menitis pada Dovizioso dan Marquez.
(Baca juga: Ini Saran Rossi jika Yamaha Ingin Saingi Honda dan Ducati)
The Baby Alien menuturkan, gaya balapnya cenderung mirip dengan Schwantz. Sedangkan Dovizioso seakan menyerupai Rainey. Kendati demikian, bukan berarti Marquez tidak mengambil sisi positif dari gaya balap orang Italia tersebut yang coba ditirunya.
“Tentu saja kami melewati pertarungan yang hebat musim lalu. Sangat hebat rasanya bertarung hingga tikungan terakhir. Kami sama-sama memberikan yang terbaik hingga akhir. Terpenting, kami sama-sama saling menghormati,” ujar Marc Marquez, dinukil dari Motorsport, Rabu (10/10/2018).
“Kami punya gaya balap dan motor yang berbeda. Dia (Dovizioso) unggul pada beberapa aspek, demikian juga saya. Saya lebih mirip Schwantz yang senang mengerem terlambat. Tetapi, target saya sekarang adalah mengubah gaya balap yang mirip Dovi: halus, dengan sudut kemiringan lebih sedikit, dan banyak akselerasi,” imbuh pembalap berusia 25 tahun itu.
Marquez sendiri mengakui dirinya tidak malu menggunakan taktik Dovizioso pada balapan MotoGP Thailand 2018. Ia membiarkan pembalap Ducati Corse itu menyusulnya di tikungan, memberi ruang yang cukup untuk masuk, sebelum kemudian balik menyalip lewat akselerasi bertenaga.
(Fetra Hariandja)