“Saya menjadi lebih cepat dan lebih cepat seiring pasokan bahan bakar dalam balapan di Misano habis. Saya 1,3 detik di belakang Dovi di pertengahan lomba dan menemukan bahwa backlog seperti itu dalam tiga atau empat lap terakhir akan cukup untuk mengejar Dovi,” ungkap Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Minggu (16/9/2018).
“Maka kemudian saya bisa mencoba sesuatu yang lain. Tapi, Marc membuat saya menghabiskan banyak waktu. Jadi saya masih tertinggal 1,3 detik dengan dua lap tersisa. Itu terlalu banyak. Jadi saya harus mengambil risiko yang besar mencoba untuk mengalahkan Dovi," lanjut pembalap asal Spanyol tersebut.
(Fetra Hariandja)