TOKYO – Pebulu tangkis tunggal putri asal Spanyol, Carolina Marin, kembali meraih gelar juara level superseries di Jepang Open 2017. Di final, Marin menaklukkan wakil China, He Bingjiao, melalui straight game dengan skor 23-21 dan 21-12 dalam waktu 53 menit.
Dengan hasil itu, Marin meraih gelar pertamanya tahun ini setelah terakhir kali menjuarai turnamen superseries di ajang All England 2015. Tahun lalu, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu tetap menunjukkan performa baik hingga awal tahun ini meski baru mencapai runner-up di India Open, Malaysia Open, dan Singapura Open.
Baca juga: Marcus/Kevin Bawa Gelar dari Jepang Open 2017, Susy Susanti: Mereka Sudah Belajar dari Sebelumnya
Marin pun mengomentari penampilannya setelah menjuarai Jepang Open 2017. Tunggal putri berusia 24 tahun itu mengaku telah berjuang keras mengalahkan He Bingjiao di partai final.
Marin menilai lawannya tersebut tampil baik sejak awal pertandingan. Namun, ia mencoba mendominasi permainan di set kedua. Ia pun sempat kecewa lantaran tidak bertanding melawan wakil tuan rumah, Nozomi Okuhara di semifinal.
Baca juga: Jadi Juara di Jepang Open 2017, Matsutomo/Takahashi: Itu Hadiah bagi Para Penggemar
“Saya harus berjuang keras di pertandingan ini karena dia (He Bingjiao) tampil baik sejak awal. Ini adalah pekan yang baik bagi saya, meski saya kecewa tidak bermain melawan (Nozomi) Okuhara di semifinal,” ungkap Marin, mengutip dari laman resmi BWF, Selasa (26/9/2017).
“Sangat penting untuk memenangkan pertandingan pertama dan untuk menunjukkan kepadanya. Di awal pertandingan kedua, dia tidak memiliki kesempatan untuk kembali mengalahkan saya,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)