“Sebenarnya target kita emas, tapi mohon maaf kita belum bisa kasih. Tapi secara progres, tim ini sudah mengalami banyak kemajuan. Menahan imbang Singapura adalah hasil yang menunjukkan kemajuan kita,” ujar Dean, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.
Sejatinya Indonesia berpeluang meraih emas saat berhasil mengalahkan Filipina 12-5 di laga terakhir. Sayang, Singapura yang memiliki poin sama juga mampu meraih kemenangan telak 17-3 atas tuan rumah Malaysia.
Meski begitu, sang kapten, Rezza Auditya Putra, mengaku puas dengan hasil yang diraih. Ia mengaku senang karena Indonesia mampu membuat sejarah dengan menahan imbang Singapura.
"Ya, saya pribadi cukup puas. Memang awalnya target kita emas. Tapi, kita belum bisa kasih buat Indonesia. Yang penting ada kemajuan. Kita bisa membuat sejarah dengan mengimbangi Singapura," lanjut Rezza.
(Fetra Hariandja)