PRESTASI Taufik Hidayat saat meraih medali emas Olimpiade Athena 2004 sangat membanggakan. Pasalnya, raihan tersebut menjadi satu-satunya medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang empat tahunan itu.
Berstatus sebagai pemain non-unggulan, tidak lantas membuat Taufik menyerah begitu saja. Prestasi Taufik di berbagai turnamen bulu tangkis dunia dikatakan grafiknya meningkat, khususnya di level individu.
Hal tersebut yang membuat pemain kelahiran Bandung, 10 Agustus 1981 itu tampil di Olimpiade Athena 2004 sebagai tunggal putra Indonesia di cabang bulu tangkis. Kala itu, Taufik harus berjumpa wakil Jepang, Hidetaka Yamada di babak 32 besar.
Dengan segala kemampuannya, Taufik mengalahkan Yamada melalui straight game, 15-8 dan 15-10. Di babak 16 besar, Taufik sudah ditunggu tunggal Malaysia, Wong Choong Hann. Wong menang mudah atas tunggal Polandia, Przemyslaw Wacha dengan skor 15-1 dan 15-5.
Sekadar informasi, pada cabang bulu tangkis Olimpiade Athena 2004 masih menggunakan sistem lama. Saat itu, pertandingan langsung dimulai dengan sistem knock-out atau sistem gugur dari babak 32 besar.
(Fetra Hariandja)