SINGAPURA – Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Gita Wirjawan, memberi selamat kepada pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari serta Sony Dwi Kuncoro yang berhasil meraih emas di Singapore Open Super-Series 2016. Namun Gita menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh lengah.
Sebab, masih ada banyak tugas yang menunggu Tim Bulutangkis Indonesia di tahun ini. Terutama, pergelaran Olimpiade Rio de Janeiro yang akan berlangsung pada Agustus 2016.
“Selamat atas dua gelar yang berhasil dibukukan Greysia/Nitya dan Sony pada Singapore Open Super-Series 2016. Kemenangan ini membuktikan bahwa penampilan tim Indonesia cukup konsisten di ajang bergengsi superseries. Namun kita tidak boleh lengah, masih banyak tugas menanti di depan, khususnya persiapan jelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016,” ujar Gita Wirjawan, seperti dilansir laman resmi PBSI, Senin (18/4/2016).
Pasangan ganda putri, Gresysia/Nitya menjadi penyumbang emas pertama bagi Indonesia di Singapore Open Super-Series 2016. Pasangan ranking tiga dunia ini otomatis menyandang gelar juara setelah Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi menyatakan mundur di babak final karena Misaki mengalami cedera engkel kaki kiri.
Emas kedua di persembahkan Sony yang turun di partai tunggal putra. Sukses menghadapi Lin Dan di partai semifinal menjadi motivasi tersendiri pria berusia 31 tahun untuk mempersembahkan gelar bagi Mereh Putih. Benar saja, melawan wakil Korea Selatan, Son Wan Ho, Sony berhasil menang dengan 21-16, 13-21, dan 21-14.
(Reza Wahyu Saputra)