SINGAPURA – Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, berhasil menyabet emas pertama untuk Merah Putih di Singapore Open Super-Series 2016 tanpa harus bertanding melawan wakil Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Lawannya tersebut terpaksa mundur lantaran Misaki mengalami cedera engkel kaki kiri sehingga tidak bisa bermain.
Nitya secara khusus mengucapkan kekecewaannya karena tidak bisa bertanding melawan Misaki/Ayaka. Padahal, perempuan berusia 27 tahun tersebut menyatakan sudah siap tampil di partai final.
“Sebetulnya sudah siap menghadapi Misaki/Ayaka karena pada pertemuan terakhir di India Open 2016, kami kalah. Saat itu bukannya karena kami tampil jelek, sama-sama bagus, tapi mereka lebih siap,” ungkap Nitya, seperti diberitakan laman resmi PBSI, Senin (18/4/2016).
Meski begitu, pasangan Indonesia ini menyatakan senang bisa meraih gelar pertamanya di 2016. Sebab pada beberapa pertandingan terakhir, keduanya selalu kandas dari lawan-lawannya di partai semifinal.
“Tiga pertandingan sebelumnya tidak mudah, walaupun kami sempat berhadapan dengan wakil Mesir, setelahnya lawan setara sama kami. Perjuangan kami dari babak pertama dan turnamen-turnamen sebelumnya (India dan Malaysia Open), sekarang bisa terbayar,” tambah Nitya.
(Reza Wahyu Saputra)