SINGAPURA – Pasangan ganda capuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto menghadapi lawan yang sengit kala menghadapi wakil Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na. Namun pada akhirnya Tim Merah Putih berhasil menang dengan skor 17-21, 21-18, dan 22-20.
Kala memasuki momen menegangkan di set ketiga, Praveen/Debby yakin dapat menuntaskan laga dengan kemenangan. Lantas mereka tetap menjaga performa mereka dengan tetap berkomunikasi untuk menemukan kelemahan lawannya.
“Kami menganggap kalau belum 21 itu ya belum ada yang menang. Jadi mau ketinggalan 16-20 pun, peluang kami untuk menang tetap terbuka. Saat itu kami harus coba pelan-pelan, ketinggalan 16-20 tidak membuat kami lantas menyerah begitu saja. Kami pun banyak saling komunikasi, enaknya main seperti apa,” kata Praveen menukil Badmintonindonesia, Jumat (15/4/2016).
“Di posisi ketinggalan, bagaimana caranya dapat satu poin dulu. Tidak ada yang mustahil, kami masih ada kans buat mengejar mereka,” tambah Debby.
“Mereka dua-duanya pemain ganda putra dan putri, pola mainnya beda dengan ganda campuran. Jadi banyak pengembalian mereka yang membuat kami kaget. Di awal kami banyak mempelajari permainan dan pukulan mereka. Pasangan Korea tidak mudah dimatikan, pertahanan mereka rapat dan mereka kuat juga,” pungkas Praveen.
Praveen/Debby selanjutnya akan berhadapan dengan wakil China, Xu Chen/Ma Jin, di perempatfinal. Kedua pasangan telah tiga kali bertemu dan Praveen/Debby sementara unggul 2-1.
(Fajar Anugrah Putra)