Di musim pertamanya, Wehrlein kembali tampil menjanjikan. Dari 24 seri, ia 11 kali meraih podium, satu di antaranya adalah kemenangan di Nurburgring. Performa apiknya pun dibalas dengan posisi kedua di akhir musim.
Talenta yang dimiliki Wehrlein rupanya tercium oleh Tim HWA yang berlaga di DTM, kompetisi balap mobil Silhouette yang berlangsung di Jerman. Kembali lagi ia membuktikan kualitasnya dengan gelar juara pertama pada 2015.
Setelah semakin meyakinkan talenta yang dimilikinya, Wehrlein pun diajak promosi sebagai pembalap cadangan Tim Mercedes di ajang F1. Di F1 musim 2015, ia beberapa kali terlihat di paddock dan menguji coba mobil The Silver Arrows –julukan Mercedes.
Mercedes diakui Wehrlein begitu berdampak besar bagi dirinya. Menurutnya, keberhasilannya menempati satu spot di Manor tak terlepas dari peran Mercedes, terutama bos Toto Wolff.
“Toto Wolff (bos Mercedes) sudah banyak membantu saya. Karena itu, saya sangat, sangat bersyukur. Sejak pertama kali saya menghadiri grand prix pada usia enam tahun, saya sudah ingin menjadi pembalap Formula One,” kata Wehrlein, seperti dimuat In Auto News beberapa waktu lalu.