Rossi Menjilat Ludah Sendiri

Fetra Hariandja, Jurnalis
Senin 26 Oktober 2015 16:35 WIB
Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa/Foto: AFP
Share :

SELANGOR - Sikap rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi yang menyalahkan andalah Repsol Honda Marc Marquez, tidak sepenuhnya benar. Berulang kali Rossi menyatakan MotoGP adalah balapan dan harus berjuang untuk menjadi juara.

Demikian disampaikan jawara GP Malaysia, Dani Pedrosa. Pernyataan Rossi dinilai bertentangan dengan apa yang selalu didengungkan. Seperti menyebut Marquez sengaja memberikan jalan bagi Jorge Lorenzo untuk meraih kemenengan.

"Menurut pendapat saya, pertama-tama saya berpikir Rossi harus menjelaskan (pertanyaan apakah Marquez telah mengganggu balapan Rossi di Sepang)," kata Pedrosa seperti dilansir crash, Senin (26/10/2015).

Selain itu, Pedrosa menjelaskan balapan adalah balapan dan seluruh pembalap harus berlomba dengan tenang. Klaim ini juga pernah disampaikannya kepada Marco Simoncelli, sebelum tewas di Sirkuit Sepang.

"Saya ingat pernah mengatakan kepada Simoncelli, kami harus berlomba lebih tenang. Karena ini adalah MotoGP, motor besar, berbahaya dan kami harus mencoba mengurangi agresifivas," paparnya.

Kemudian, Rossi selalu mengatakan MotoGP adalah balap dan balap serta harus terus berjuang. "Sebaliknya, Rossi mengubah komentarnya dengan apa yang saya katakan sebelumnya," tambah Pedrosa.

"Sedikit bertentangan pada saat ini dengan apa yang selalu dia katakan sebelumnya dan apa yang dia katakan sekarang. Mungkin karena ketegangan kejuaraan dan ini menjadi pelajaran berharga," demikian diutarakan Pedrosa.

Pada GP Malaysia, Rossi tertangkap kamera menendang motor Marc Marquez. Ulah tidak sportif tersebut membuat Marquez terhempas dari lintasan balap. Otoritas MotoGP bertindak dengan menjatuhkan sanksi kepada Rossi berupa harus memulai GP Valencia dari urutan terakhir.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya