ASSEN – Rider Repsol Honda, Marc Marquez, masih kecewa dengan apa yang dialaminya dalam GP Belanda, Sabtu 27 Juni 2015. Dia pun mengklaim Valentino Rossi balapan layaknya di ajang motocross, terkait insiden di tikungan terakhir Sirkuit TT Assen.
Dua pembalap andal tersebut bertarung sepanjang balapan, klimaksnya terjadi di tikungan terakhir lap pamungkas. Sedang berada di posisi dua, Marquez pun ingin menyalip Rossi. Sayangnya, kontak terjadi dan membuat The Doctor memotong trek lalu menyentuh garis finis lebih dulu.
“Itu adalah balapan motocross. Hanya di sini, semoga tak ada lagi. Tidak, saya pikir tak seorang pun ingin tahu kontak yang terjadi. Tapi, itu adalah lap sempurna karena saya menaruh motor di garis yang tepat untuk menutup ruang Rossi ke tikungan kedua,” ucap Marquez, seperti dilansir Crash, Minggu (28/6/2015).
“Tapi, saya pikir saat kami melakukan kontak kami berada di posisi yang sama. Saya tidak terlalu ke belakang dan saya yakin dia juga melihat saya. Saya bisa bangga dengan lap terakhir ini karena meraih 0,4 detik, dan melewati tikungan dengan sempurna,” lanjutnya.
Atas hasil di GP Belanda, Rossi masih menghuni posisi puncak di klasemen sementara dengan raihan 163 poin, unggul 10 poin dari rival terdekat yakni Jorge Lorenzo. Sementara Marquez berada di tempat keempat dengan 89 angka.
“Apa yang saya tahu adalah, saya melakukan hal yang benar. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pikir saya melakukan lap dan tikungan sempurna,” tutupnya.
(Fajar Anugrah Putra)