NOALE – Menurunkan motor terbaru RS-GP, Aprilia justru mendapat reaksi yang negatif dari para pembalapnya. Hal tersebut diketahui seusai melakoni tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada pekan lalu.
Saat di Sepang, Alvaro Bautista dan Marco Melandri merasakan motor terbaru Aprilia justru bukannya membaik, namun menunjukkan beberapa kemunduran di beberapa area. Dua pembalap tersebut lebih nyaman menggunakan motor versi sebelumnya saat tes di akhir tahun lalu.
“Secara umum komentar dari para pembalap adalah motor Step 2 lebih buruk ketimbang yang sebelumnya. Mereka tidak mendapat feeling saat memasuki tikungan, dan grip berkurang. Jadi, memang ada masalah dengan motor itu,” kata Romano Albesiano, bos Aprilia, seperti diberitakan Crash, Jumat (13/2/2015).
RS-GP adalah versi factory dari mesin kelas open ART (Aspar Racing Team), yang mencontoh motor Superbike Aprilia RSV4. Upgrade terbesar yang sudah diterapkan sejauh ini adalah pneumatic-valve engine.
“Semua motor memiliki pneumatic-valve engine. Kami paham bahwa mesin terbaik masih lebih cepat ketimbang milik kami, tapi ini adalah rilisan pertama dari mesin kami. Sebagai titik permulaan ini sempurna. Tentunya kami akan terus melakukan pengembangan,” lanjut.
Di Sepang, pada overall ranking Bautista berada di posisi ke-21 dengan waktu tercepat tiga menit 0.57 detik. Sedangkan dengan empat menit 774 detik, Melandri terpuruk di peringkat ke-28.
(Fetra Hariandja)