LONDON – Kapasitas dan kualitas Susie Wolff sudah nyaris menyamai para pembalap F1 yang berjenis kelamin pria. Sayangnya, karier Susie justru terbilang tersendat dan melintang beberapa halangan tertentu.
Bukan hanya soal perbedaan gender, masalahnya karier test-driver Williams itu juga disebutkan tersendat ‘gara-gara’ melekatnya nama “Wolff” dari sang suami, Toto Wolff yang merupakan bos Mercedes.
Sang suami mengakui bahwa setelah menikah dan menyandang nama “Wolff”, malah membuat perjalanan Susie untuk jadi pembalap wanita berikutnya yang tampil di F1 seakan lebih berat.
“Susie seorang wanita kecil dengan karakter besar yang sudah pernah bersama Mercedes sebelum saya. Yang membuat saya sedikit sedih adalah, eksistensi saya malah merugikan kariernya ketimbang membawa kebaikan yang sudah dia bangun sejak lama sebelum dia mengenal saya,” papar Toto Wolff.
Susie sudah lebih dulu terjun ke dunia balap, bahkan sebelum bertemu suaminya. Tapi sayangnya, perkembangan kariernya saat ini malah kerap dihubungkan dan dianggap diuntungkan karena Susie istrinya bos Mercedes.
“Saya sering dengar dia dideskripsikan sebagai ‘istrinya Toto Wolff’, yang menurut saya sangat tidak adil. Ada juga masalah kontrak iklan yang tak bisa dirampungkannya karena saya dan adanya konflik kepentingan,” tambahnya kepada Auto Hebdo, Jumat (9/1/2015).
“Dia sudah dan masih berkompromi besar dalam kariernya karena saya. Dia jadi test driver di Williams karena kemampuannya di belakang kemudi, bukan karena saya. Tim yang mengujinya dan dia melakukannya dengan baik,” lanjut Wolff lagi.
“Saat di event touring, dia pernah bersaing langsung dengan David Coulthard dan Roberto Merhi, dia sudah bisa menandingi level mereka. Kemudian tes dengan Williams, dia sudah menunjukkan bahwa levelnya luar biasa” tutupnya.
(Randy Wirayudha)