Masuk ke lapangan Stade Pierre Mauroy di Prancis dengan keunggulan 2-1, Federer terlihat bermain dengan nyaman meladeni perlawanan petenis berperingkat 26 dunia itu. Set pertama baru dimulai, King Roger –julukan Federer– tetap melancarkan tekanan dan menyelesaikan set pembuka dengan 6-4.
Petenis yang telah 17 kali juara Grand Slam itu kembali memulai set kedua dengan baik. Ia hanya membutuhkan waktu 26 menit untuk menutup set kedua dengan keunggulan empat angka atas Gasquet.
Di set penentu, tak ada ubahnya Federer masih mendominasi permainan. Petenis peringkat dua dunia itu mengakhiri pertandingan di bawah dua jam dengan sekaligus memastikan gelar juara bagi Tim Davis Cup Swiss.
Petenis yang mundur di laga puncak ATP World Tour Finals di London kontra Novak Djokovic itu melengkapi lemari trofinya. Davis Cup adalah satu-satunya turname major yang belum ia menangkan dan kini telah memenuhi seluruh mimpinya di usia 33 tahun.