VALENCIA – Jack Miller tak berlama-lama meratapi kegagalan memenangi gelar Moto3 di musim terakhirnya. Rider yang acap disebut “The Next (Casey) Stoner” itu justru tak bisa tidur ‘gara-gara’ tak sabar jalani debut di MotoGP dengan tim satelit Honda, LCR.
“Saya tak tidur sekejap pun! Antisipasi, saya tak sabar menunggu jam 12 untuk secepatnya menjalani lap demi lap. Saya pun seakan tak ingin berhenti. Saya melakukan 71 lap dan catatan waktu tak begitu jauh,” ujar Miller.
Miller sebagaimana para debutan macam Maverick Viñales atau Álex Márquez yang diberi kesempatan “eksebisi” menjajal motor 1000cc, seolah tak bisa menahan rasa takjubnya.
“Saya keluar dari pit lane dan memasuki tikungan satu-dua dan rasanya, sial! Tikungan itu datangnya cepat sekali! Segalanya berjalan sangat cepat, sulit menjelaskan perasaan saya,” tambahnya, seperti dikutip Crash, Selasa (11/11/2014).
“Saya syok dengan kecepatannya, tapi setelah dua atau tiga lap, saya mulai terbiasa. Motor ini luar biasa untuk dikendarai dan saya menjalani hari terbaik dalam hidup saya,” lanjut Miller.
Miller yang loncat kelas dari Moto3 ke MotoGP, hanya bisa mencatatkan posisi ke-22 pada sesi tes musim dingin di Valencia. Namun buatnya, sesi tes pertamanya itu bukan soal meraih waktu terbaik, melainkan lebih dalam mengenal motor kelas terbuka pasokan Honda, RCV1000R.
“Saya tak mencoba mengejar catatan waktu. Saya datang dari kelas berbeda dan ingin menyesuaikan diri lebih dulu. Saya juga belum sempat mencoba ban hard untuk bagian depan, karena saya sedikit kesulitan dengan ban soft,” imbuhnya lagi.
“Masalahnya hanya ada pada motor yang terlalu under brake, karena suhu trek sangat rendah. Kita lihat saja besok saat saya kembali mengendarai motor ini lagi untuk tahu hasil berbeda,” tutup Miller.
(Randy Wirayudha)