OKLAHOMA CITY – San Antonio Spurs melaju ke final NBA untuk yang kedua kalinya secara beruntun. Tim Duncan dkk akhirnya mampu mengandaskan perlawanan tuan rumah Oklahoma City Thunder 112-107 melalui overtime di final wilayah barat.
Power forward Spurs, Boris Diaw menjadi pencetak poin terbanyak untuk kubunya dengan sumbangan 26 poin, sementara itu Duncan juga menambahkan 19 poin dan melakukan 15 rebound. Ketika overtime, Duncan mampu melepaskan tembakan tiga angka yang membuat Spurs unggul 110-107 dengan sisa 19 detik. Spurs mampu menampilkan permainan terbaik meski ditinggal Tony Parker di paruh kedua serta overtime karena cedera angkle.
“Sangat sulit dipercaya karena tetap fokus setelah kekalahan menyakitkan di tahun lalu,” kata Duncan, dikutip dari ESPN, Minggu (1/6/2014).
Tim besutan Gregg Popovic itu sebenarnya memimpin 12 angka di awal kuarter keempat, tapi Thunder mampu bangkit melalui permainan apik Russel Westbrook dan Kevin Durant. Akhirnya Thunder memangkas jarak dengan 93-91 di empat menit tersisa.
Durant melakukan dua tembakan yang membuat skor sama kuat 97-97 dengan menyisakan 58 detik. Spurs menyerang, tapi power forward Thunder, Serge Ibaka mampu memblok tembakan Manu Ginobili yang langsung diserobot rekan Ibaka, Derek Fisher.
Thunder mampu memimpin ketika lay-up yang dilakukan Durant mampu mengubah skor dengan keuntungan timnya 99-97 di 32 detik tersisa. Tapi, Ginobili melepaskan tembakan tiga angka yang membuat Spurs kembali unggul 100-99.
Sewaktu overtime, Spurs mampu bermain baik dengan terus memimpin. Akhirnya, Duncan dkk mampu mengakhiri perlawanan sengit tuan rumah dengan skor akhir 112-107, sekaligus berhak melaju ke final NBA musim ini.
Di final NBA, Spurs sudah ditunggu Miami Heat yang sebelumnya unggul 4-2 atas Indiana Pacers di final wilayah timur. Game pertama akan diadakan di kandang Spurs, AT&T Center, 5 Juni waktu setempat.
(Achmad Firdaus)