MILTON KEYNES - Sebastian Vettel dan Mark Webber akhirnya resmi berpisah usai berakhirnya Formula One musim ini. Vettel pun menceritakan hubungannya dengan rekan setimnya di Red Bull tersebut.
GP Brasil pada 25 November 2013, menjadi balapan terakhir untuk Webber di ajang Formula One. Pasalnya, pembalap yang memulai karier di F1 pada 2000 ini akan beralih ke ajang Le Mans 24 Hours bersama tim Porsche.
Kembali ke hubungan kerja Vettel & Webber di musim ini yang dikabarkan tidak berjalan harmonis. Perselisihan memang terlihat sejak seri perdana musim ini di GP Australia, puncaknya di GP Malaysia.
Di mana Vettel menolak instruksi dari tim untuk memberikan kesempatan pada Webber agar finis di posisi pertama. Usai kejadian tersebut, persaingan keduanya semakin memanas.
Meski pada akhirnya, Vettel yang memenangkan pertarungan dengan berhasil menutup musim dengan gelar juara dunia 2013. Kini setelah berpisah, Vettel mengakui bahwa Webber pembalap luar biasa dan juga guru baginya.
"Tidak ada gunanya berbohong pada tahap ini. Mungkin banyak kalangan yang menilai bahwa kami tidak memiliki hubungan yang harmonis ketika berada di lintasan, tapi itu bisa menjadi cerita yang berbeda. Pasalnya, kami saling mempunyai rasa hormat satu sama lain," ujar Vettel dilansir PlanetF1.
"Jujur, saya banyak belajar dari Webber, terutama tentang kelihaian dalam mengendarai mobil F1. Itulah sebabnya saya menganggap dia sebagai salah satu pembalap dengan talenta yang luar biasa di tim," sambung pembalap asal Jerman.
(Muhammad Indra Nugraha)