SÃO PAULO – Felipe Massa mesti mengakhiri musim ini sekaligus menjalani race penghabisan bersama Ferrari dengan kekecewaan besar. Apalagi kekecewaannya itu terjadi di seri “kandang” GP Brasil ketika race stewards mendakwanya dengan drive-through penalty.
Massa divonis bersalah ketika berusaha melewati Lewis Hamilton dengan dianggap melewati batas trek. Massa berusaha menyalip pilot Mercedes itu dari sisi dalam dan mobilnya melintasi garis masuk pit-lane. Massa mengaku tak terima lantaran penalti itu dianggap tak masuk akal.
“Saya pikir (penalti) itu tak bisa saya terima. Mengapa saya dikenai (hukuman) drive-through untuk itu? Saya yakin bukan satu-satunya mobil yang melintasi garis tersebut. Tapi hanya saya yang dikenai hukuman itu,” kecam Massa, seperti dikutip Planet-F1, Senin (25/11/2013).
“Saya tak melakukan kesalahan apapun. Saya tak menyalip mobil manapun dari luar batas trek. Tapi saya dianggap melewati garis. Mereka (race stewards) yakin punya kekuatan tertentu dan percaya bahwa mereka tahu segala hal yang mereka lakukan. Sudah lazim mereka tak melakukan sesuatu dengan benar, sesuatu yang keliru,” lanjutnya.
Kendati demikian, setidaknya Massa mampu menyelesaikan lomba dini hari tadi di tempat ketujuh. Bagaimanapun hasilnya, hanya itu yang bisa dipersembahkannya sebagai kontribusi terakhirnya untuk tim kuda jingkrak, sebelum kokpitnya digantikan Kimi Räikkönen musim depan.
“Saya merasa sangat emosional untuk apa yang sudah saya capai dan apa yang sudah kami raih bersama. Saya mendapat banyak teman di sini dan saya ingin berterimakasih pada mereka semua. Sangat berat untuk mengucapkan selamat tinggal tapi saya sudah siap berpisah dan saya siap untuk merayakannya untuk kali terakhir,” tutup Massa.
(Randy Wirayudha)