INTERLAGOS - Karier Mark Webber di ajang Formula One akhirnya tuntas seiring berakhirnya kompetisi Formula One 2013 di Sirkuit Interlagos, Brasil. Salam perpisahan pun diberikan sang juara dunia, Sebastian Vettel untuk rekan setimnya di Red Bull.
Seri pamungkas F1 2013 di Brasil, Senin (25/11/2013) dini hari tadi, menjadi balapan terakhir Webber di F1. Pembalap 37 tahun asal Australia ini memutuskan pensiun dan beralih ke ajang Sportscar bersama Porsche, mulai musim depan.
Webber berhasil menutup balapan terakhirnya dengan cukup manis. Meski gagal menyaingi Vettel yang jadi pemenang, Webber mampu memberikan kado perpisahan manis untuk Red Bull dengan mengamankan posisi dua, mengungguli Fernando Alonso di posisi tiga.
Pensiunnya Webber mengundang reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya dari Sebastian Vettel yang menjadi rekan setimnya sejak 2009. Selama empat tahun kebersamaannya, Webber dan Vettel sempat diterpa rumor tidak sedap.
Salah satunya ialah hubungan yang tidak harmonis, di mana Webber kerap merasa di anaktirikan oleh Red Bull. Di musim lalu di awal musim ini, hubungan Webber dan Vettel dikabarkan tidak harmonis, lantaran beberapa keputusan kubu Red Bull yang meminta Webber untuk mengalah dari Vettel. Namun, disharmonisasi hubungan itu dibantah oleh Vettel.
“Pertama-tama, terima kasih kepada Mark (Webber) yang hari ini menjalani balapan terakhirnya. Kami sudah sangat lama menjadi rekan setim,” tutur Vettel sebagaimana dikutip Autosport seusai balapan.
“Setelah semua yang terjadi, hubungan kami memang bukan yang terbaik, tapi saya rasa kami memiliki rasa hormat yang luar biasa satu sama lain. Dan bersamanya, saya rasa kami berhasil memberikan yang terbaik untuk tim,” sambungnya.
Vettel tampil trengginas di musim ini. Secara keseluruhan, pembalap Jerman ini sukses memenangi 13 dari 19 seri, di mana sembilan di antara diraih secara beruntun. Vettel pun otomatis berhak merengkuh mahkota juara dunia keempatnya secara beruntun, sejak pertama diraihnya pada 2010.
(Achmad Firdaus)