CARDIFF – Aksi gelandang Korea Selatan Park Jong-woo menampilkan pesan berhuruf Hangul yang berarti “Dokdo is our Territory” saat perayaan kemenangan Negeri Ginseng di perebutan tempat ketiga lalu kena batunya. IOC memutuskan tidak memberinya medali perunggu.
Dalam pertandingan di Stadion Millenium, Cardiff, tersebut Korea Selatan menang 2-0 atas Jepang. Namun, gelandang berusia 23 tahun yang seharusnya menerima kalungan medali perunggu diberitahu oleh ofisial Korsel untuk tidak datang.
Foto itu sendiri dirilis oleh agensi berita Korea dan dipercaya terjadi jauh setelah pertandingan berakhir mengingat tak ada satupun ofisial Negeri Matahari Terbit yang melihat hal tersebut. Gambar tersebut lantas menyebar luas di Twitter.
Presiden IOC Jacques Rogge memastikan Jung-woo tidak akan menerima medali perunggu tersebut sampai FIFA memberi hukuman kepadanya. FIFA lantas memberi waktu hingga 16 Agustus mendatang kepada pemain dan Federasi Sepak Bola Korea Selatan untuk memberi respons.
“Kami melihat insiden ini dengan sangat serius. Seperti tertera dalam peraturan IOC, politik tidak memiliki tempat dalam olahraga,” kata ketua Komite Olimpiade Korsel John Moon.
Dokdo sendiri merupakan sebuah pulau yang menjadi sengketa antara Jepang dan Korea Selatan. Gara-gara sengketa pulau yang oleh Jepang disebut Takeshima tersebut hubungan kedua negara memanas.
Jepang bahkan sampai memanggil pulang duta besar mereka setelah Presiden Korsel Lee Myung-bak secara kontroversial mengunjungi pulau yang mengandung cadangan gas alam bernilai miliaran dollar AS tersebut di awal pekan lalu.
(Auzan Julikar Sutedjo)