Sindonews.com - Penyerang Pelita Jaya Karawang asal Malaysia Safee Sali berharap-harap cemas. Dia menunggu keputusan FIFA mengenai nasib persepakbolaan Indonesia pada 25 Februari mendatang.
Safee sendiri baru saja memperbaharui kontraknya dengan The Young Guns--julukan Pelita Jaya--sampai dua tahun ke depan.
Safee sadar sebenarnya bermain di Indonesia Super League (ISL), bisa mengganggu karirnya bersama tim nasional (timnas) Malaysia. Namun Safee mengaku, jika dirinya tidak ingin memikirkan hal itu.
’’Saya sebagai pemain profesional, semua keputusan ada dalam diri saya sendiri. Saya tidak melihat itu sebagai halangan. Dan saya akan serahkan semua malah ini kepada klub," ungkap Safee.
Safee pun menyatakan, Football Association of Malaysia (FAM) baru akan mengambil kebijakan soal nasib-nasib pemainnya setelah ada keputusan FIFA, 25 Februari mendatang.
Dia juga mengungkapkan, ika dirinya akan dipanggil memperkuat Harimau Malaya, julukan timnas Malaysia, saat menjalani beberapa laga uji coba kontra timnas Australia dan Arab Saudi.
’’FAM sendiri masih menunggu keputusan FIFA, 25 Februari mendatang. Timnas Malaysia pun saat ini masih terus memerlukan tenaga saya. Tidak ada halangan sama sekali. Februari nanti pun, saya akan menjalani dua laga uji coba dengan timnas Australia dan Arab Saudi," kata Safee.
Sementara itu, pihak Pelita Jaya juga berusaha memberikan peluang kepada penyerang kelahiran Kajang, Selangor, 28 Januari 1984, untuk mencoba kesempatan di luar negeri. Lewat sang Manager Pelita Jaya, Lalu Mara Satria Wangsa, Safee punya kesempatan untuk itu.
’’Kami berusaha para pemain Pelita Jaya bisa bermain di level yang lebih tinggi. Misalnya bermain di Brisbane Roar atau CS Vise," tandas Lalu Mara.
(Andrianto W. Widodo)