HOCKENHEIM - Seri balap GP Jerman segera digelar. Balapan ke-11 dalam kalender Formula One (F1) ini akan berlangsung di Sirkuit Hockenheim, Minggu (25/7/2010). Balapan kali ini tentu memiliki arti bagi semua tim kontestan.
Namun arti lebih penting dirasakan para pembalap berkebangsaan Jerman seperti Adrian Sutil. Andalan Force India-Mercedes ini ternyata memiliki kenangan manis selama mengadu kecepatan di Hockenheim.
Di ajang F1 sendiri, Sutil baru kali pertama tampil, tepatnya pada musim balap 2008 dengan tim sama. Sayang dia hanya mampu mengakhiri balapan di urutan 15. Podium tiga besar kala itu diraih Lewis Hamilton, Nelson Piquet Jr dan Felipe Massa.
"Saya merasa seperti ini menjadi balapan kedua di kandang sendiri secara berturut-turut. Sebelumnya di Silverstone yang merupakan basis tim. Silverstone dan Hockenheim memiliki arti khusus bagi saya," kata Sutil seperti dilansir reuters, Jumat (23/7/2010).
"Sebenarnya saya pernah melihat lintasan sirkuit ini. Saat itu, saya melihat bersama keluarga dan hanya bisa duduk di sana. Kemudian bermimpi tentang melaju di sana seperti yang saya rasakan saat ini," lanjut Sutil.
"Untuk kembali sekarang dan meraih bertujuan seperti sihir. Saya telah sering memacu kecepatan di Hockenheim dengan berbagai mobil seperti Formula Ford, Formula BMW dan sekarang F1. Saya sudah mengalami beberapa balapan hebat di sana," imbuhnya.
"Saya merasakan kemenangan dan selalu berakhir di podium. Sekarang, itu akan menjadi motivasi bagus mengendarai F1 di sana karena benar-benar kompetitif. Saya akan mencoba raih sukses seperti yang saya capai saat posisinya masih junior," pungkasnya.
(Fetra Hariandja)