SEPANG – Kendati masih beradaptasi dengan setingan motor terbaru Ducati, namun Casey Stoner menegaskan bahwa setingan mesin baru telah mengubah penampilan Desmosedici GP10.
Dalam ujicoba hari kedua di Sirkuit Sepang, Stoner berhasil membututi Valentino Rossi yang menjadi pembalap tercepat. Juara dunia MotoGP 2007 itu tertinggal 0,395 detik dari Rossi.
Motor M1 milik Rossi sudah memang sudah menggunakan teknologi 'big bang' sejak 2004 silam. Sedangkan Ducati baru menggunakan teknologi ini sekira tiga musim lamanya.
“Kami menemukan beberapa hal positif dengan mesin baru,” puji Stoner. “Mesin sangat halus, mudah ditunggangi dan memberikan saya kepercayaan diri yang sangat tinggi sekali.”
“Oleh sebab itu, kami memang berharap dapat daya pacu motor cepat dengan teknologi ‘big bang’ ini. Faktanya, motor kami lebih cepat ketimbang balapan tahun lalu. Kami tentu sangat senang,” lanjut pembalap asal Australia itu.
Praktis, hasil ujicoba ini membuat Stoner semakin percaya bahwa GP10 memiliki paket yang bisa beradpatasi dengan seluruh sirkuit yang ada. Peraih 20 kemenangan itu mengaku sudah tidak sabar menjajal sirkuit yang lain.
“Saya merasa paket ini secara keseluruhan lebih baik. Kami sudah merasa nyaman dengan motor ini dan saya sudah tidak sabar ingin menjajal kemampuan lintasan lain,” tukasnya dikutip Crash, Minggu (7/2/2010).
(Hendra Mujiraharja)