DETROIT – Mike Tyson merasa Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao harus dipenjara jika mereka akhirnya tidak kunjung juga bertarung. Tyson kesal karena yang menyebabkan megatarung tersebut mentok adalah soal uang.
Mayweather Jr. disebut-sebut menginginkan bagi hasil 100% dari pemasukkan biaya pay-per-view, sementara Pacquiao dilaporkan menginginkan 70% dari nilai tv berbayar yang diperkirakan bisa meraup hingga USD 150 juta (setara Rp1,37 triliun).
Akibat tidak tercapainya kesepakatan, duel pun gagal terwujud. Selain itu, dalam beberapa bulan ke depan keduanya sudah dijadwalkan melakoni laga yang lain: Mayweather Jr menghadapi Miguel Cotto pada 5 Mei, sementara Pacquiao melawan Timothy Bradley sebulan kemudian.
Tyson merasa langkah drastis perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pertarungan paling ditunggu-tunggu di dunia tinju ini bisa benar-benar terwujud. “Dengar, jika saya seorang presiden saya akan melemparkan mereka (Mayweather Jr dan Pacquiao) ke penjara jika mereka tidak bertarung,” kata Tyson seperti dikutip dari ESPN, Minggu (11/3/2012).
“Saya harus memenjarakan mereka. Kamu memang tidak bisa melakukannya tapi itulah yang akan saya lakukan. Saya akan, ‘Orang-orang ini harus dikurung dan mencari profesi baru sampai kepala mereka jernih,” sebut Tyson yang kini berusia 45 tahun ini.
Mayweather pada 1 Juni akan mulai menjani masa hukumannya selama 90 hari akibat kasus kekerasan, sementara Pacquiao bisa menghadapi kurungan dua tahun penjara akibat dugaan penggelapan pajak.
Penjara sendiri bukan tempat yang asing bagi Tyson. Petinju berjuluk ‘Si Leher Beton’ ini pernah dipenjara tiga tahun pada 1992 silam akibat kasus pemerkosaan.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.