BALI - Pembalap Indonesia akhirnya meraih kemenangan sempurna di etape kesepuluh Speedy Tour d'Indonesia (TdI) 2009 dari Gilimanuk menuju Denpasar, Bali, sejauh 136,8 km, Rabu (2/12/2009). Prestasi itu menjadi pembuktian bahwa Indonesia tak hanya jadi penonton di negeri sendiri.
Pembalap Dodol Picnic Garut (DPG) Adi Ahmad Jukardi di luar dugaan membuat kejutan di etape terakhir sebelum menggelar criterium di Bali hari ini. Dia finis tercepat dengan catatan waktu terbaik 3 jam 11 menit 29 detik. Kesempurnaan pembalap Indonesia menguasai etape kesepuluh disusul dengan finisnya pembalap Custom Cycling Club (CCC) Agung Ali Sahbana di tempat kedua. Kemudian pembalap Bintang Kranggan (BKG) Andika Riyanto melengkapinya setelah merebut podium ketiga.
Prestasi tiga pembalap Indonesia menguasai podium utama merupakan kejutan terbesar sejak etape pertama TdI tahun ini digelar Minggu (22/11/2009). Sebab, untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan tiga wakilnya sekaligus di podium juara.
Adi tak menyangka finis terdepan di etape tersebut. Sebab, dia sebelumnya kerap gagal masuk finis sepuluh besar hingga etape kesembilan, Selasa (1/12/2009). "Saya bersyukur meraih kemenangan ini, tapi kemenangan tersebut berkat kerjasama tim saya. Saya juga berterima kasih kepada leading grup yang mau fight untuk memacu motivasi saya hingga akhir perlombaan," kata Adi kepada wartawan.
Performa Adi untuk pertama kalinya mengibarkan bendera DPG di podium pertama sudah terlihat sejak memasuki penilaian poin sprint 52,1 km di daerah Negara. Meski tertinggal dari Agung Ali yang merebut juara penilaian sprint, tapi Adi terus konsisten di barisan pembalap terdepan. Dia bersama Agung, Rochmad Nugraha, Mark John Lexer Guevarra, dan Andika terus bersaing di leading grup.
Dia baru mengambil over taking ketika 2 km memasuki garis finis. "Saya berpikir ambil atau tidak sama sekali. Saya akhirnya mengambil kesempatan untuk adu sprint dengan pembalap terdepan. Bersyukur saya dapat menjadi yang terbaik di etape tersebut," ungkapnya.
Meski demikian, juara umum tetap dipegang pembalap Tabriz Petrochemical Mehdi Sohrabi. Dia masih berhak mengenakan yellow jersey setelah catatan waktunya hingga etape kesepuluh tak tergeser rival lainnya. Pembalap asal Iran itu memimpin klasemen jaket kuning dengan waktu tercepat 31 jam 32 menit 20 detik.
Sohrabi mengatakan kerjasama tim membuatnya meraih gelar tersebut. Dia merasa senang akhirnya dinobatkan sebagai pemegang yellow jersey, tapi dirinya mengakui jika balapan TdI tahun ini memiliki tantangan luar biasa. "Selain panas, rutenya sangat panjang. Kami pun harus berpikir keras karena hanya diperkuat lima pembalap. Tapi, pengenalan medan plus dukungan rekan membuat saya akhirnya mewujudkan target tersebut," ujar Sohrabi.
Prestasi itu membuat Sohrabi berhak mendapatkan Piala Presiden RI sebagai piala bergilir kepada pemegang yellow jersey. Dia akan mendapatkannya setelah menjalani balapan criterium yang tak menentukan hasil klasemen, Kamis (3/12/2009).
Sementara green jersey masih diamankan pembalap timnas Malaysia Nor Rizwan Zainal. Meski berada di posisi kedua di belakang Sohrabi, tapi dia bersyukur dapat melanjutkan dominasi pembalap Malaysia merebut jaket tersebut. Tahun lalu, pembalap Negeri Jiran Anwar Manan menjadi sprinter tercepat.
"Sebenarnya bukan hak saya, karena Sohrabi yang masih memimpin klasemen. Tapi, karena dia dinobatkan sebagai pemegang jaket kuning, maka saya mendapatkan keberuntungan. Yang jelas, saya berhasil melanjutkan dominasi di kategori tersebut," papar Nor Rizwan.
Pembalap Azad University Amir Zargari sependapat jika polka dot jersey yang kini digenggamnya adalah kepunyaan Sohrabi. Sebab, Sohrabi yang masih memimpin klasemen kategori raja tanjakan hingga etape kesepuluh.
Pembalap Polygon Sweet Nice (PSN) Hari Fitrianto bernapas lega mendapatkan red & white jersey. Posisinya sebagai pimpinan klasemen tak terkejar dengan catatan waktu terbaik 31 jam 46 menit 24 detik.
Hasil Etape KesepuluhNo - Pembalap - Tim - Waktu - Gap - Bonus
1. Adi Ahmad Jukardi - Dodol Picnic Garut - 3:11;29 - 10
2. Agung Ali Sahbana - Custom Cycling Club - 3:11;29 - 9
3. Andika Riyanto - Bintang Kranggan - 3:11;29 - 6
4. Farshad Salehian - Azad University - 3:11;30 - 00;01 - 0
5. Mark John Lexer - 711 Filipina - 3:11;30 - 00;01 - 0
6. Abbas Saeidtanha - Azad University - 3:12;12 - 00;43 - 0
7. Jelly Dorisman - PPJ - 3:12;14 - 00;45 - 0
8. Mohammad Zamri - Timnas Malaysia - 3:12;14 - 00;45 - 0
9. Endra Wijaya - Custom Cycling Club - 3:12;14 - 00;45 - 0
10. Elan Riyadi Sutomo - Bintang Kranggan - 3:12;14 - 00;45 - 0
Kategori Yellow JerseyNo - Pembalap - Tim - Waktu - Gap
1. Mehdi Sohrabi - Tabriz Petrochemical - 31:32;20
2. Ghader Mizbani - Tabriz Petrochemical - 31:34;47 - 02;27
3. Andrey Mizuroj - Tabriz Petrochemical - 31:37;40 - 05;20
Kategori Green JerseyNo - Pembalap - Tim - Poin
1. Mehdi Sohrabi - Tabriz Petrochemical - 21
2. Nor Rizwan Zainal - Timnas Malaysia - 10
3. Fatahillah Abdullah - Araya Indonesia - 8
Kategori Polka Dot JerseyNo - Pembalap - Tim - Poin
1.Mehdi Sohrabi - Tabriz Petrochemical - 20
2. Amir Zargari - Azad University - 20
3. Ghader Mizbani - Tabriz Petrochemical - 15
Kategori Red & White JerseyNo - Pembalap - Tim - Waktu - Gap
1. Hari Fitrianto - Polygon Sweet Nice - 31:46;24
2. Didit Purwanto - ISSI Yogyakarta - 31:48;22 - 01;58
3. Budi Santoso - Kencana Kota Malang - 31:48;37 - 02;13
(
Edi Yulianto/Koran SI/acf)