PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez setelah dirinya resmi dinobatkan sebagai atlet pria terbaik Spanyol untuk tahun 2025 oleh Dewan Olahraga Tertinggi negara tersebut. Menurut laporan dari Crash, Minggu (18/10/2026), penghargaan prestisius ini menjadi pengakuan atas penampilan luar biasa pembalap berjuluk The Baby Alien itu sepanjang musim lalu.
Pembalap berusia 33 tahun ini tampil begitu dominan bersama tim pabrikan Ducati di ajang MotoGP 2025. Performa gemilang tersebut mengantarkannya merengkuh gelar juara dunia kelas premier ketujuh sekaligus titel Grand Prix ke-10 sepanjang karier profesionalnya.
Dalam perjalanan menuju tangga juara yang dikunci pada GP Jepang tahun lalu, Marquez sukses mengoleksi 11 kemenangan balapan utama dan 14 kemenangan sprint. Pencapaian sensasional ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama enam tahun sejak gelar keenamnya pada 2019 silam.
Sebelum kebangkitan luar biasa ini, karier Marquez sempat berada di ambang kehancuran akibat cedera parah pada lengan kanannya di GP Spanyol 2020. Akibat insiden tersebut, ia harus menepi sepanjang musim dan menjalani empat kali operasi besar antara tahun 2020 hingga 2022 demi memulihkan kondisi fisiknya.
Di tengah proses pemulihan cederanya, motor Honda yang ia kendarai justru mengalami penurunan daya saing di lintasan. Situasi pelik ini mendorong sang pembalap untuk mengambil keputusan berani dengan memutus kontrak pabrikan HRC lebih awal dan bergabung dengan Gresini Ducati pada musim 2024.
Keputusan hijrah ke tim satelit tersebut terbukti menjadi titik balik kariernya setelah ia berhasil mengamankan tiga kemenangan balapan. Hasil impresif itu mengantarkannya promosi ke tim pabrikan Ducati untuk musim 2025, yang kemudian berujung pada raihan gelar juara dunia ketujuhnya.
Dengan torehan sembilan gelar juara dunia di semua kelas, koleksi titel Marquez kini sejajar dengan legenda balap asal Italia, Valentino Rossi. Ia bahkan berpeluang melampaui rekor Rossi untuk naik ke peringkat kedua sepanjang masa di bawah rekor milik Giacomo Agostini.
Perjuangan sang bintang berlanjut pada musim 2026, di mana ia harus bangkit dari defisit 102 poin menyusul operasi cedera bahu. Berkat penampilan konsisten, ia sukses mengantongi enam kemenangan grand prix dan kini hanya terpaut tipis dua poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin.
Konsistensinya di lintasan juga membuat manajemen Ducati mempercayakan masa depannya dengan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Marquez dipastikan akan tetap membalap bersama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut dan akan bertandem dengan Pedro Acosta mulai musim 2027 mendatang.
Bagi Marquez, anugerah dari Dewan Olahraga Tertinggi Spanyol ini bukanlah yang pertama kalinya dalam karier gemilang beliau. Sebelumnya, ia juga pernah meraih penghargaan serupa pada tahun 2014 usai mendominasi jalannya kejuaraan dan mengamankan titel MotoGP keduanya di kelas premier.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.