Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Pebulutangkis Top Dunia yang Keluhkan Fasilitas di BWF World Championships 2023

Cita Najma Zenitha , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2023 |21:17 WIB
3 Pebulutangkis Top Dunia yang Keluhkan Fasilitas di BWF World Championships 2023
Lee Zii Jia turut keluhkan fasilitas di BWF World Championships 2023. (Foto: Instagram/@anders_antonsen)
A
A
A

3 pebulutangkis top dunia keluhkan fasilitas di BWF World Championship 2023 akan diulas dalam artikel ini. Kejuaraan bergengsi itu diketahui sedang berlangsung di Copenhagen, Denmark, pada 21-27 Agustus 2023.

BWF World Championships 2023 merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi dalam dunia bulu tangkis. Meski begitu, beberapa pebulutangkis top dunia mengeluhkan terkait fasilitas yang disediakan dalam ajang tersebut. Salah satunya terkait akomodasi dan transportasi.

Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie

Pebulutangkis top dunia, seperti pasangan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dan Lee Zii Jia asal Malaysia mengeluhkan fasilitas di BWF World Championship 2023. Mereka mempermasalahkan ketersediaan kamar menginap dan transportasi yang dinilai sangat buruk.

Setelah menginjakkan kaki di Denmark pasangan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie mengaku tidak langsung masuk ke kamar. Mereka terpaksa harus tertahan di luar karena BWF tidak memberikan bukti sewa hotel.

Alhasil, Goh/Lai harus menunggu sampai satu jam sampai mendapat kamar. Mereka menilai BWF tidak kompeten dalam menyediakan fasilitas memadai untuk para atlet pada ajang tersebut.

“Kemarin kami menunggu satu jam untuk masuk aula, karena kami tidak menerima bukti sewa dari penyelenggara.” ujar Lai Shevon Jemie.

Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, juga mengunggah keluh kesahnya karena tidak disiapkan transportasi pulang pergi dari tempat latihan. Pasalnya, jarak antara tempat latihan dan hotel terbilang cukup jauh.

"Tidak ada transportasi untuk kembali ke hotel," tulis Lee Zii Jia pada Instagram Storiesnya.

Lee ZIi Jia

Sayangnya, keluhan Lee Zii Jia justru mendapat tanggapan buruk dari Badminton Lovers Indonesia. Mereka menilai tunggal putra Malaysia itu terlalu berlebihan.

Namun nyatanya, ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga mengalami keterlambatan transportasi dari pihak BWF selama di Denmark. Bukan hanya sekali, keterlambatan bus sering terjadi selama tiga hari mereka berada di Denmark. Akibatnya, mereka juga harus menunda rencana latihan yang akhirnya berantakan.

Perlakuan buruk BWF kepada ganda putra Indonesia itu viral di media sosial. Akun Twitter @BadmintonLive1 mengunggah video Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sedang bermain ponsel menunggu bus BWF yang tidak kunjung datang.

(Reinaldy Darius)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement