TUNGGAL putra Indonesia, Jonatan Christie beberkan target utamanya di Indonesia Open 2022 usai gagal total di Indonesia Masters 2022. Pebulu tangkis 24 tahun itu pun tak muluk-muluk. Ia menargetkan tampil maksimal demi mendulang kemenangan di setiap pertandingan.
Seperti diketahui, di luar dugaan Jonatan Christie harus angkat koper lebih dini di Indonesia Masters 2022. Ia takluk di babak 32 besar Indonesia Masters 2022.
Dia tumbang di tangan pemain non unggulan asal China, Zhao Jun Peng. Jojo (sapaan akrab Jonatan) takluk lewat pertarungan tiga gim, yang berakhir dengan skor 21-10, 14-21 dan 11-21.
Hasil tersebut membuatnya hanya mendapatkan sedikit ranking poin saja. Alhasil, itu sangat merugikannya mengingat dua bulan lagi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) akan melakukan pencairan ranking dunia.
Oleh karena itu, Jojo berambisi untuk mendulang poin sebanyak-banyaknya pada ajang Indonesia Open 2022. Apalagi, turnamen bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air ini adalah kejuaraan Super 1000 yang bakal memberikan banyak poin untuknya jika bisa melangkah jauh pada 14-19 Juni 2022 di Istora Senayan, Jakarta.
“Yang paling penting adalah mengambil poin sebanyak-banyak, sebisa mungkin, semaksimal mungkin. Kalau ditanya target pasti saya akan berusaha untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin,” kata Jojo kepada awak media di Istora Senayan, Jakarta, Senin (13/6/2022).
Di sisi lain, pemain jebolan PB Tangkas ini yakin rankingnya yang saat ini ada di posisi delapan dunia tidak akan turun, ketika pencairan ranking mulai diberlakukan. Itu lah yang semakin memotivasinya untuk bisa mengais poin sebanyak-banyaknya di Indonesia Open 2022.

“Kalau ranking justru kalau sudah dicairkan nanti saya naik, ngga turun. Makanya ini sebisa mungkin nge-push lagi supaya istilahnya lebih aman lagi buat tahun depannya,” jelas peraih emas Asian Games 2018 itu.
Jojo pun tak membebani dirinya dengan target tertentu di Indonesia Open 2022. Dia hanya ingin fokus satu per satu menjalani pertandingannya yang akan dimulai dengan menghadapi wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen di babak 32 besar.
“(Fokus ke) Babak pertama dulu lah, karena terakhir ketemu Kanthapon rame juga di Piala Thomas (2022). Harus fokus dari awal,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)